TEORI DASAR
Kumpulan dari beberapa computer yang menghubungkan satu dengan yang lainnya dengan mengunakan protocol komunikasi melalui mediatransmisi/media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program, dan penggunaan bersama perangkat keras.
Pemilihan transmisi adalah media yang berfungsi untuk menyalurkan informasi dari suatu tempat ketempat yang lain. Dalam jaringan computer, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik, electron mangnetik, dan cahaya dapat digunakan sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman maupun penerimaan data. Media transmisi ini dapat berupa kabel maupun radio frekwensi.
Pemilihan jenis media transmisi yang akan digunakan bergantung pada kebutuhan jaringan yang akan dibangun. Media transmisi ini terdiri merupakan beberapa perangkat keras untuk mengirim data yang meliputi:
• Kabel (UTP/Unshielded Twisted Pair, Coaxial, Fiber Optic).
• Konektor RJ-45.
• Plug Crimper.
• Kabel Tester.
1. Kabel Twisted Pair
Terdapat dua macam kabel Twister Pair Yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Jenis UTP banyak digunakan untuk LAN dan telepon.
Kabel UNP memiliki lima kategori, yaitu:
Tipe Digunakan untuk
Kategori 1 Suara (Kabel Telepon)
Kategori 2 Data sampai dengan 4 Mbps
Kategori 3 Data sampai denagn 10 Mbps
Kategori 4 Data sampai dengan 20 Mbps
Kategori 5 Data sampai dengan 100 Mbps
Yang biasa digunakan untuk LAN adalah kategori 3 dan 5 yang memiliki panjang maksimum tiap jalur 100 meter. Konektor yang digunakan untuk kabel UTP disebut RJ-45. RJ merupakan singkatan dari Registered Jeck.

2. Kabel Coaxial
Seperti pada kabel antena, kabel coaxial terdiri dari tembaga tunggal di tengah yang dilapisi oleh plastik dan pelindung metal sebagai proteksi dari interferensi luar.
Terdapat dua macam kabel Coaxial, yaitu: Thicknet 10 Base 5 dan Thinnet 10Base2.
Kabel coaxcial biasanya digunakan untuk tapologi bus dan sudah jarang jarang digunakan pada LAN. Kabel ini menggunakan konektor BNC (Bayone Neill Concel Man).
3 Kabel Fiber Optik
Transfer data menggunakan sinyal cahaya dan tahan terhadap interferensi elektrik. Kabel fiber optic memiliki band with yang lebar dan kecepatan transfer data sangat tinggi mencapai gigabit perdetik. Biasanya di gunakan untuk jaringan WAN sebagai kabel induk penghubung antara kota bahkan antar Negara.
Untuk jaringan dengan sekala kecil, kabel ini jarang sekali di gunakan karena harganya mahal.
Berikut tabel spesifikasi kabel jaringan:
Spesifikasi Tipe Kabel Jarak Standar Maksimum
10BaseT UTP 100meter
10Base2 Thin Coaxial 185 meter
10Base5 Thick Coaxial 500 meter
10BaseF Fiber Optik 2000 meter
100BaseT UTP 100 meter
100BaseTX UTP 220 meter
Jarak maksimum kabel dapat lebih dari jarak standard maksimum bila dikonfigurasikan dalam beberapa jaringan yang saling terhubung atau dengan tambahan alat seperti repeater.
Peralatan Jaringan Komputer LAN
1. Switch/Hub
Switch/Hub adalah hardware yang digunakan untuk membuat jaringan komputer bersama-sama dengan koneksi Ethernet. Fungsi hub adalah menjadi semacam titik sambung yang menghubungkan sebuah bagian jaringan komputer dengan komputer pada bagian lainnya.
Perbedaan utama antara Hub dan Switch adalah Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan kesemua komputer (broadcast).Sementara Switch memiliki fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan.
2. Crimp Tool
Crimp tool/ Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45/RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang benar dengan fungsi yang banyak, seperti untuk memotong dan mengupas kabel,dll.
Ada juga yang hanya diperuntuhkan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja.
3. RJ-45
RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah LAN, khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang dihubungkan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar.
4. LAN Tester
LAN tester ini merupakan media transmisi yang berfungsi sebagai alat untuk mengetes kabel yang sudah jadi atau sudah dibuat apakah terhubung dengan benar atau belum.
• TEKNIK PENGKABELAN
Kabel UTP terdiri dari 8 kabel tembaga dengan warna yang berbeda-beda yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok warna, yaitu: Oranye, Hijau, Biru, Coklat.
Standarisasi pin pada kabel UTP.
PIN WARNA
1 Putih/Oranye
2 Oranye
3 Putih/Hijau
4 Biru
5 Putih/Biru
6 Hijau
7 Putih/Coklat
8 Coklat
Dua macam teknik pengkabelan dalam LAN menggunakan UTP yaitu:
1. Straight/Lurus
Teknik pengkabelan straight/lurus digunakan untuk menghubungkan antara komputer ke switch/hub. Teknik ini di gunakan pada topologi star.
2. Cross/Silang
Teknik pengkabelan cross/silang digunakan untuk menghubungkan 2 buah komputer secara langsung (tanpa switch/hub). Biasanya juga digunakan untuk menghubungkan (uplink) antar switch, namun tidak semua switch memiliki fasilitas uplink.
ALAT DAN BAHAN
• Kabel UTP
• RJ-45
• Crimp Tool
• LAN Tester
LANGKAH KERJA
a. Memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP
b. Memasang konektor RJ-45 dengan teknik pengkabelan Straight/lurus menurut tabel di bawah ini.
Ujung ke-1 Ujung ke-2
PIN WARNA PIN WARNA
1 Putih/Oranye 1 Putih/Oranye
2 Oranye 2 Oranye
3 Putih/Hijau 3 Putih/Hijau
4 Biru 4 Biru
5 Putih/Biru 5 Putih/Biru
6 Hijau 6 Hijau
7 Putih/Coklat 7 Putih/Coklat
8 Coklat 8 Coklat
Tabel Konfigurasi Straight
c. Memasang konektor RJ-45 dengan teknik pengkabelan Cross/silang.
Ujung ke-1 Ujung ke-2
PIN WARNA PIN WARNA
1 Putih/Oranye 3 Putih/Hijau
2 Oranye 6 Hijau
3 Putih/Hijau 1 Putih/Oranye
4 Biru 4 Biru
5 Putih/Biru 5 Putih/Biru
6 Hijau 2 Oranye
7 Putih/Coklat 7 Putih/Coklat
8 Coklat 8 Coklat
Tabel Konfigurasi Cross
d. Pengetesan kabel sistim Straight dan Cross dengan LAN Tester.
ANALISA
Dalam sistim pemasangan kabel jaringan komputer, ada beberapa cara yang yang harus di pahami dalam pemasangan terhadap ujung-ujung kabel dan warna kabel terhadap posisi pin-pin pada konektor RJ-45, Pemasangan pada kabel sistem Straight dapat di pasang dengan cara pin ujung pertama terhadap pin ujung kedua sama antara keduanya. Sedangkan untuk teknik pemasangan sistim pengkabelan Cross, dimana sistim ini cara pemasangannya dengan cara persilangan antara ujung kabel pertama dengan ujung kabel kedua. Dan ujung kabel UTP dipotong dengan benar, agar pada saat pemasangan terhadap RJ-45 benar, dan terhadap kesing kabel UTP dimasukkan kedalam konektor, guna untuk tidak terlepas kabel terhadap konektor.
Setelah kedua ujung kabel telah terpasang maka dapat di tes dengan alat LAN tester, dimana pada saat pengetesan akan terbaca dan led indikator apabila benar dan salah dalam pemasangannya akan terbukti.
KESIMPULAN
Kumpulan dari beberapa computer yang menghubungkan satu dengan yang lainnya dengan mengunakan protocol komunikasi melalui mediatransmisi/media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program, dan penggunaan bersama perangkat keras.
Pemilihan transmisi adalah media yang berfungsi untuk menyalurkan informasi dari suatu tempat ketempat yang lain. Dalam jaringan computer, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik, electron mangnetik, dan cahaya dapat digunakan sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman maupun penerimaan data. Media transmisi ini dapat berupa kabel maupun radio frekwensi.
Pemilihan jenis media transmisi yang akan digunakan bergantung pada kebutuhan jaringan yang akan dibangun. Media transmisi ini terdiri merupakan beberapa perangkat keras untuk mengirim data yang meliputi:
• Kabel (UTP/Unshielded Twisted Pair, Coaxial, Fiber Optic).
• Konektor RJ-45.
• Plug Crimper.
• Kabel Tester.
1. Kabel Twisted Pair
Terdapat dua macam kabel Twister Pair Yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Jenis UTP banyak digunakan untuk LAN dan telepon.
Kabel UNP memiliki lima kategori, yaitu:
Tipe Digunakan untuk
Kategori 1 Suara (Kabel Telepon)
Kategori 2 Data sampai dengan 4 Mbps
Kategori 3 Data sampai denagn 10 Mbps
Kategori 4 Data sampai dengan 20 Mbps
Kategori 5 Data sampai dengan 100 Mbps
Yang biasa digunakan untuk LAN adalah kategori 3 dan 5 yang memiliki panjang maksimum tiap jalur 100 meter. Konektor yang digunakan untuk kabel UTP disebut RJ-45. RJ merupakan singkatan dari Registered Jeck.

2. Kabel Coaxial
Seperti pada kabel antena, kabel coaxial terdiri dari tembaga tunggal di tengah yang dilapisi oleh plastik dan pelindung metal sebagai proteksi dari interferensi luar.
Terdapat dua macam kabel Coaxial, yaitu: Thicknet 10 Base 5 dan Thinnet 10Base2.
Kabel coaxcial biasanya digunakan untuk tapologi bus dan sudah jarang jarang digunakan pada LAN. Kabel ini menggunakan konektor BNC (Bayone Neill Concel Man).
3 Kabel Fiber Optik
Transfer data menggunakan sinyal cahaya dan tahan terhadap interferensi elektrik. Kabel fiber optic memiliki band with yang lebar dan kecepatan transfer data sangat tinggi mencapai gigabit perdetik. Biasanya di gunakan untuk jaringan WAN sebagai kabel induk penghubung antara kota bahkan antar Negara.
Untuk jaringan dengan sekala kecil, kabel ini jarang sekali di gunakan karena harganya mahal.
Berikut tabel spesifikasi kabel jaringan:
Spesifikasi Tipe Kabel Jarak Standar Maksimum
10BaseT UTP 100meter
10Base2 Thin Coaxial 185 meter
10Base5 Thick Coaxial 500 meter
10BaseF Fiber Optik 2000 meter
100BaseT UTP 100 meter
100BaseTX UTP 220 meter
Jarak maksimum kabel dapat lebih dari jarak standard maksimum bila dikonfigurasikan dalam beberapa jaringan yang saling terhubung atau dengan tambahan alat seperti repeater.
Peralatan Jaringan Komputer LAN
1. Switch/Hub
Switch/Hub adalah hardware yang digunakan untuk membuat jaringan komputer bersama-sama dengan koneksi Ethernet. Fungsi hub adalah menjadi semacam titik sambung yang menghubungkan sebuah bagian jaringan komputer dengan komputer pada bagian lainnya.
Perbedaan utama antara Hub dan Switch adalah Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan kesemua komputer (broadcast).Sementara Switch memiliki fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan.
2. Crimp Tool
Crimp tool/ Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45/RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang benar dengan fungsi yang banyak, seperti untuk memotong dan mengupas kabel,dll.
Ada juga yang hanya diperuntuhkan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja.
3. RJ-45
RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah LAN, khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang dihubungkan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar.
4. LAN Tester
LAN tester ini merupakan media transmisi yang berfungsi sebagai alat untuk mengetes kabel yang sudah jadi atau sudah dibuat apakah terhubung dengan benar atau belum.
• TEKNIK PENGKABELAN
Kabel UTP terdiri dari 8 kabel tembaga dengan warna yang berbeda-beda yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok warna, yaitu: Oranye, Hijau, Biru, Coklat.
Standarisasi pin pada kabel UTP.
PIN WARNA
1 Putih/Oranye
2 Oranye
3 Putih/Hijau
4 Biru
5 Putih/Biru
6 Hijau
7 Putih/Coklat
8 Coklat
Dua macam teknik pengkabelan dalam LAN menggunakan UTP yaitu:
1. Straight/Lurus
Teknik pengkabelan straight/lurus digunakan untuk menghubungkan antara komputer ke switch/hub. Teknik ini di gunakan pada topologi star.
2. Cross/Silang
Teknik pengkabelan cross/silang digunakan untuk menghubungkan 2 buah komputer secara langsung (tanpa switch/hub). Biasanya juga digunakan untuk menghubungkan (uplink) antar switch, namun tidak semua switch memiliki fasilitas uplink.
ALAT DAN BAHAN
• Kabel UTP
• RJ-45
• Crimp Tool
• LAN Tester
LANGKAH KERJA
a. Memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP
b. Memasang konektor RJ-45 dengan teknik pengkabelan Straight/lurus menurut tabel di bawah ini.
Ujung ke-1 Ujung ke-2
PIN WARNA PIN WARNA
1 Putih/Oranye 1 Putih/Oranye
2 Oranye 2 Oranye
3 Putih/Hijau 3 Putih/Hijau
4 Biru 4 Biru
5 Putih/Biru 5 Putih/Biru
6 Hijau 6 Hijau
7 Putih/Coklat 7 Putih/Coklat
8 Coklat 8 Coklat
Tabel Konfigurasi Straight
c. Memasang konektor RJ-45 dengan teknik pengkabelan Cross/silang.
Ujung ke-1 Ujung ke-2
PIN WARNA PIN WARNA
1 Putih/Oranye 3 Putih/Hijau
2 Oranye 6 Hijau
3 Putih/Hijau 1 Putih/Oranye
4 Biru 4 Biru
5 Putih/Biru 5 Putih/Biru
6 Hijau 2 Oranye
7 Putih/Coklat 7 Putih/Coklat
8 Coklat 8 Coklat
Tabel Konfigurasi Cross
d. Pengetesan kabel sistim Straight dan Cross dengan LAN Tester.
ANALISA
Dalam sistim pemasangan kabel jaringan komputer, ada beberapa cara yang yang harus di pahami dalam pemasangan terhadap ujung-ujung kabel dan warna kabel terhadap posisi pin-pin pada konektor RJ-45, Pemasangan pada kabel sistem Straight dapat di pasang dengan cara pin ujung pertama terhadap pin ujung kedua sama antara keduanya. Sedangkan untuk teknik pemasangan sistim pengkabelan Cross, dimana sistim ini cara pemasangannya dengan cara persilangan antara ujung kabel pertama dengan ujung kabel kedua. Dan ujung kabel UTP dipotong dengan benar, agar pada saat pemasangan terhadap RJ-45 benar, dan terhadap kesing kabel UTP dimasukkan kedalam konektor, guna untuk tidak terlepas kabel terhadap konektor.
Setelah kedua ujung kabel telah terpasang maka dapat di tes dengan alat LAN tester, dimana pada saat pengetesan akan terbaca dan led indikator apabila benar dan salah dalam pemasangannya akan terbukti.
KESIMPULAN
- Koneksi kabel yang benar dan tepat dapat melihat warna-warna pada kabel.
- Sistim pemasangan kabel juga perlu diperhatikan sistim straight atau sistim Cross.
- Dalam penyepitan terhadap konektor RJ-45 juga perlu di perhatikan kabel yang sudah dimasukkan kedalam konektor dan kesing kabel masuk dengan benar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar